|
|
Materi: Kaidah Keempat
Pemateri: Ustadz Muhammad Nur Ihsan (hafidzahullah)
Download Materi
Hari: Sabtu
Tanggal: 02 Mei 2009
Jam: 13:00 wib
File: 14,8 MB
Durasi: 64:56
Mengakhiri risalah beliau mengenai prinsip dasar dalam mengenal TAUHID dan SYIRIK dalam risalah Qawa’idul Arba’ah ini, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab menyebutkan dalam kaidah keempat, mengenai perbedaan mendasar antara kaum musyirikin di zaman dulu dan di zaman sekarang. Dimana orang-orang musyirik pada masa lalu melakukan kesyirikan pada masa-masa senang dan beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan ikhlas disaat-saat sulit. Sedangkan kaum musyirikin di masa sekarang melakukan kesyirikan baik pada masa senang maupun masa kesusahan dan kesulitan. Lebih lanjut, penjelasan lebih terperinci mengenai hal tersebut yang diperkaya dalam sesi tanya jawab dapat anda simak dalam kajian berikut.
Dengan berakhirnya kajian Syarah Qawa’idul Arba’ah ini, insya Allah akan dilanjutkan dengan pembahasan kitab karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lainnya, yakni KITAB TAUHID. Alhamdulillahirabbil alamin
 Kaidah Keempat, SQA [64:56m]: Play Now | Play in Popup | Download
Materi: Kaidah Ketiga
Pemateri: Ustadz Muhammad Nur Ihsan (hafidzahullah)
Download Materi
Hari: Sabtu
Tanggal: 25 April 2009
Jam: 13:00 wib
File: 13,9 MB
Durasi: 61:08
Pada hakikatnya tidak ada perbedaan antara orang-orang yang menyembah malaikat, para nabi dan orang-orang shalih, orang-orang yang menyembah matahari, bintang dan bulan, atau yang menyembah berhala-berhala berupa batu dan pepohonan. Semuanya adalah syirik dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memerengi mereka semua tanpa membeda-bedakan jenis kesyirikannya.
Kajian berikut ini membahas dalil-dalil yang membatalkan argument orang-orang yang menyembah berbagai jenis sembahan yang lain selain Allah.
 Kaidah Ketiga, SQA [61:08m]: Play Now | Play in Popup | Download
Materi: Kaidah Kedua
Pemateri: Ustadz Muhammad Nur Ihsan (hafidzahullah)
Download Materi
Hari: Sabtu
TAnggal: 18 April 2009
Jam: 13:00 wib
File: 13,7 MB mp3
Durasi: 59:54
Kaidah kedua menjelaskan perihal keadaan orang-orang musyirikin, tujuan dan maksud orang-orang musyirikin beribadah kepada selain Allah, yakni menjadikan sembahan-sembahan yang lain sebagai perantara untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah, dan untuk mendapatkan syafaat dari sembahan yang mereka ibadahi selain Allah.
Betapa miripnya keadaan mereka dengan keadaan masyarakat kita sekarang ini, yang mendatangi kuburan untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala dan sebagai perantara untuk mendapatkan syafa’at.
Kajian ini menjelaskan lebih lanjut hakikat syafaat dalam Al-Qur’an dan syarat-syarat diterimanya syafaat. Bagaimanakah memperoleh manfaat dari syafa’at yang diterima di sisi Allah subhanahu wa ta’ala, dan jalan menghindarkan diri dari jatuh ke dalam kesyirikan karena sebab untuk mendapatkan syafaat tersebut? Simak selengkapnya dalam kajian berikut.
 Kaidah Kedua, SQA [59:54m]: Play Now | Play in Popup | Download
Materi: Kaidah Pertama
Pemateri: Ustadz Muhammad Nur Ihsan (hafidzahullah)
Download Materi
Hari: Sabtu
TAnggal: 11 April 2009
Jam: 13:00 wib
File: 16 MB mp3
Durasi: 78:24
Pada bagian ini kajian dimulai dengan menjelaskan dasar hanifilyah millah Ibrahim alaihis salam adalah berlandaskan tauhid, dimana peribadatan hanya diperuntukkan dengan ikhlas kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan bahwa suatu ibadah tidak dikatakan sebagai ibadah apabila tidak disertai dengan TAUHID.
Agar dapat tetap istiqamah di atas tauhid maka sangat penting untuk mengenal pula lawan dari tauhid, yakni syirik. Oleh karena itu maka kewajiban yang paling utama adalah mencari ilmu mengenai hakikat tauhid yang dapat menyelamatkan seseorang dan bahaya syirik yang dapat membinasakan seseorang, karena sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala mengharamkan Surga bagi pelaku syirik dan menjadikannya kekal di dalam neraka.
Kajian kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Kaidah Pertama tentang Syirik bagaimana orang-orang kafir meyakini bahwa Allah adalah Maha Pencipta, namun tidak memasukkan mereka ke dalam agama Islam. Pelajaran apa yang dapat dipetik dari kaidah pertama ini? Silahkan simak penjelasannya pada kajian berikut.
 Syarah Qawa'idul Arba'ah II [78:24m]: Play Now | Play in Popup | Download
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Alhamdulillah telah selesai kajian penjelasan Qawaidul Arbaah, rekaman bisa di download disini dibagian download.
Selanjutnya ngaji-online.com akan mengadakan kajian rutin online, penjelasan Kitab Tauhid Karya Imam bin Abdul Wahab. Kitab rujukan ebook bisa di download disini. Kajian akan disampaikan oleh Ust. Muhammad Nur Ihsan Hafidzahullah, mahasiswa di Universitas Islam Madinah.
Jadwal kajian:
Hari: Sabtu
Pukul: 13:00 WIB
Cara Mengikuti:
1. Streaming web di http://ngaji-online.com
2. Streaming lewat media player http://ngaji-online.sytes.net:8006/listen.pls
3. Yahoo Messenger conference, silahkan antum add id ngaji.online
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan didalam pelaksanaan kajian ini. Aaamiin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullah
Nantinya rekaman bisa di download di menu download http://ngaji-online.co.cc/
Materi: Muqadimah
Pemateri; Ustadz Muhammad Nur Ihsan (hafidzahullah)
Download Materi
Hari: Sabtu
TAnggal: 4 April 2009
Jam: 13:00 wib
File: 22,4 MB mp3
Durasi: 98:15
Dalam kajian perdana ini, al-Ustadz memberikan gambaran singkat tentang biografi singkat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, karya-karya beliau serta kedudukan kitab Qawa’idul Arba’ah yang sangat penting dan mendapat perhatian dari banyak ulama yang kemudian mensyarahnya agar lebih mudah dipahami dan mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi kaum muslimin.
Dalam muqadimah kitab ini, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengawali dengan doa untuk kebaikan bagi siapa saja yang membaca kitab tersebut, sesuatu yang menunjukkan betapa beliau sangat menyayangi dan senantiasa mencintai kebaikan bagi kaum muslimin. Beliau juga menyebutkan bahwa ada tiga kareakteristik yang jika seseorang memilikinya, maka dia akan termasuk orang-orang yang berbahagia. Seperti apakah karakteristik orang yang berbahagia dan mengapa demikian? Silahkan simak penjelasannya pada kajian berikut.
 Muqadimah (Syarah Qawa'idul Arba'ah -I): Play Now | Play in Popup | Download
Assalamu’alaikum Warahmatullah
Alhamdulillah ngaji-online.com menambah kajian rutin online, kitab Penjelasan Qawa’idul Ar-ba’ah yang bisa di download disini. Kajian akan disampaikan oleh Ust. Muhammad Nur Ihsan Hafidzahullah, mahasiswa di Universitas Islam Madinah.
Jadwal kajian:
Hari: Sabtu
Pukul: 13:00 WIB
Cara Mengikuti:
1. Streaming web di http://ngaji-online.com
2. Streaming lewat media player http://ngaji-online.sytes.net:8006/listen.pls
3. Yahoo Messenger conference, silahkan antum add id ngaji.online
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan didalam pelaksanaan kajian ini. Aaamiin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullah
Rekaman bisa di download di menu download http://ngaji-online.co.cc/
|
|
Komentar